Kalau saya ditanya dengan pertanyaan Berapa harga dirimu?  (dalam bentuk materi), maka saya akan menjawab tidak ternilai. Banyak orang yang meletakkan harga dirinya dalam bentuk materi, pun banyak orang pula yang meletakkan harga dirinya dengan hal yang tidak dapat dinilai dengan materi.

Ketika seseorang melakukan sesuatu hanya sekedar karena upah yang diterimanya, dan tidak mau melakukan sesuatu karena besaran upah yang diterimanya, maka besaran upah itulah harga dirinya.

Pasti akan timbul pertanyaan, bukankah hak kita meminta sesuai yang kita inginkan? tentu saja itu hak kita, tapi bukankah hanya ‘sebatas’  keinginan anda itulah harga diri anda.

Kalau saya, apa yang saya kerjakan dan lakukan saat ini, anda tidak akan bisa mampu membayar saya, tapi saya rela karena saya senang dapat berkontribusi dan memberikan semua potensi yang terbaik dari diri saya. Upahnya? hanya Tuhan yang tahu berapa besaran upah yang pantas saya terima.

 

Write with love by wahyu r

 

Iklan