Muslimah charming

Ketika ‘Tamu’ (Haid) datang di sepuluh hari terakhir Ramadhan

Bismillaahirahmaanirrahiim..

Sebagai seorang wanita, adalah hal yang fitrah ketika Allah SWT memperkenankan sistem tubuhnya untuk melepaskan sel telur sesuai siklusnya.

Salah satu bentuk kemuliaan yang dberikan Allah SWT pada wanita, dengan segala keistimewaan yang diperolehnya.. dan proses yang menjadi sunatullah sebagai jalan untuk memiliki keturunan.

Kita sebagai wanita pasti bisa merasakan, bagaimana proses pematangan dan pelepasan ovum dalam diri mempengaruhi kita. Mulai emosi yang turun naik, tubuh yang tidak nyaman, makan yg tidak stabil, dsbnya.

Lantas bagaimana kalau tamu itu hadir ketika sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan? apa yang harus kita lakukan?

Sungguh, saya merasakan betapa sayangnya dan maha lembutnya Allah Ta’ala pada kita, makhluk yang bernama wanita. Diberinya keringanan dan ‘dispensasi’ untuk ‘merawat’ dirinya dengan membebaskannya dari sholat dan  puasa selama darah haid itu keluar ( dan untuk puasa harus menggantinya di lain waktu saat tubuh kita tidak mengalami haid)

Sesungguhnya, banyak hal (ibadah) yang masih masih bisa dilakukan oleh seorang muslimah ketika ‘tamu’ itu datang di sepuluh hari terakhir.  Banyak amal salih yang Insyaallah masih dapat kita lakukan selama proses ‘pembersihan’ itu berlangsung.

Apa saja yang bisa kita lakukan?

Pertama, meluruskan niat karena Allah SWT  untuk setiap aktivitas yang kita lakukan. Amal ibadah kita akan terus menjadi catatan amal baik ketika kita melakukannya karena Allah. Mulai dari bangun tidur, sampai tidur lagi.

2. Tetap menyambungkan hati dengan Allah Ta’ala melalui dzikir disetiap aktivitas yang kita lakukan ( beristighfar, bertasbih, bertahmid, serta zikir yang dianjurkan saat Ramadhan, dll)

3. Membantu orang lain dan mengerjakan amal kebaikkan dengan sungguh-sungguh karena berharap ridho Allah Ta’ala  ( agar Allah lebih menyayangi kita..🙂 ).

3. Memberi makan dan minum orang yang berpuasa.

4. Bersedekah

5.   Membaca Al Qur’an tanpa menyentuh mushaf. (Dalam at Tamhid (17/397, Syamilah), Ibnu Abdil Barr berkata, “Para pakar fiqh dari berbagai kota baik Madinah, Iraq dan Syam tidak berselisih pendapat bahwa mushaf tidaklah boleh disentuh melainkan oleh orang yang suci dalam artian berwudhu. Inilah pendapat Imam Malik, Syafii, Abu Hanifah, Sufyan ats Tsauri, al Auzai, Ahmad bin Hanbal, Ishaq bin Rahuyah, Abu Tsaur dan Abu Ubaid. Merekalah para pakar fiqh dan hadits di masanya)

6. Beristighfar

7. Memperbanyak Do’a padaNya disetiap saat.

Dan Insyaallah, kalau memang dari awal Ramadhan kita sudah menata diri, siklus ‘Tamu’ yang datang disepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan tidak akan menghalangi kita mendapatkan hadiah istimewa Lailatul QodrNya. Oh ya pada malam  Lailatul Qodr, ada do’a yang dianjurkan  oleh suri tauladan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana terdapat dalam hadits dari Aisyah. Beliau radhiyallahu ‘anha berkata,

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ : قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

“Katakan padaku wahai Rasulullah, apa pendapatmu, jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatul qadar. Apa yang aku katakan di dalamnya?” Beliau menjawab,”Katakanlah: ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku).” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Adapun tambahan kata “kariim” setelah “Allahumma innaka ‘afuwwun …” tidak terdapat satu dalam manuskrip pun. Lihat Tarooju’at no. 25)

Tetap semangat Ya..😀 jangan lemah, jangan lelah, Jangan lesu atau layu.. sambut ‘Tamu’ kita dengan senyum dengan tetap menyambungkan frekuensi hati kita kepadaNYa.

Semoga bermanfaat… ^_^

Referensi :

http://mimiracle.blogspot.com

www.islam-qa.com

syahrie.wordpress.com

muslimah.or.id


2 thoughts on “Ketika ‘Tamu’ (Haid) datang di sepuluh hari terakhir Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s