Great Wife, Mom, Parent and teacher

Menggapai Cita di Bulan Mulia

Alhamdulillaah, bulan yang kita semua rindukan telah datang. Alhamdulillaah.. Allah Ta’ala  masih memperkenankan kita mendampaingi orang-orang yang kita cintai di bulan mulia ini.

Seyogyanya, bulan mulia ini menjadi bulan dimana kita dapat menggapai kefitrahan dan kemuliaan. Menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.

Tulisan saya kali ini, mencoba memberikan sedikit pijaran inspirasi pada guru dan orang tua untuk bersama-sama anak kita dan keluarga kita dalam mengisi Ramadhan mulia ini menjadi satu masa yang menceriakan dan mencerahkan.

Beberapa hal yang bisa kita lakukan bersama  putra/putri kita untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional mereka.

Pertama, Tetapkan tujuan. Tuliskan target atau tujuan yang ingin dicapai bersama. Bagaimana Ramadhan tahun ini bisa optimal merubah diri kita menjadi lebih baik.

Kedua, Buat  Daftar kegiatan. Sebelum memasuki Bulam suci Ramadhan, ada baiknya kita (sebagai guru atau orang tua) membuat daftar kegiatan selama Ramadhan bersama anak-anak kita. Ajak mereka untuk  menyusun daftar dan jadwal kegiatan yang bisa dilakukan bersama selama mengisi bulan Ramadhan.

Misal : a. Sahur syahdu ( anak-anak dilibatkan untuk acara bangun membangunkan atau memimpin do’a, dll – kalu perlu seiap anggota keluarga mendapatkan giliran) , b. Tadarus bersama ( bisa dilakukan bersama seluruh anggota keluarga ketika menjelang maghrib) ,c.  Memasak  & Buka puasa ceria (melibatkan anak-anak dalam proses penyiapan berbuka ), d. Tarawih dari masjid ke masjid ( tarawih bersama dengan mengunjungi masjid-masjid yang  tidak terlalu jauh dari rumah), e. Sedekah berkah (bersama anak-anak mengumpulkan pakaian yang layak pakai untuk diberikan kesaudara-saudaran yang kurang beruntung, menyedekahkan uang jajannya, membuat dan membagikan takjil bagi orang-orang yang berpuasa, dll)  ,  f. Menyambut idul fitri ( membayar zakat dengan melibatkan anak-anak dalam menghitung beras, membelinya dan membawanya ke panitia zakat, berbelanja dan membuat kue untuk keperluan lebaran dengan mengajak anak-anak  terlibat di dalamnya, membuat atau belanja  kue, memilih dan membeli baju, dll), Silaturahiim, dll

Ketiga, Beri ‘ruang’. Beri ruang pada anak-anak untuk mengekspresikan idenya dalam kegiatan bersama dan beri ruang pada anak untuk bisa melakukan kegiatan yang sifatnya pribad/personal / individu.

Keempat, Komitmen Bersama.  Hal yang paling penting dilakukan yaitu berkumpulnya seluruh anggota keluarga  dan membuat komitmen bersama untuk melakukan program-program Ramadhan. Mulai dari komitmen waktu,  komitmen keterlibatan, komitmen kegiatan, dll.

Kelima, Terbuka untuk segala perubahan.  Jadwal yang disusun tidak bersifat ‘saklek’ (kecuali yang sifatnya syar’i),  tetap dibuat fleksibel tanpa harus kehilangan tujuan/target yang ingin dicapai selama Ramadhan. Karena ketika kita terlalu terpancang jadwal dan meninggalkan fleksibelitas, takutnya akan menghilangkan makna Ramadhan itu sendiri yang berorientasi mengasah emosi dan meningkatkan spirirualitas.

Mari menggapai cita di bulan mulia bersama dengan putra/putri terkasih dan siswa/siswi tercinta. Mendatangkan banyak keberkahan dalam hari-hari yang kita jalani. Selamat berjuang ayah / bunda/ ustad/ ustadzah serta ananda –ananda tercinta, mari menggapai cita di bulan mulia.  (Wahyu rakhmawiyatie)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s